Bersahabat Dengan Hormon Endorphin


Ingat tidak apa yang membuat Anda tertawa hari ini ? Atau setidaknya apa yang telah membuat Anda tersenyum hari ini? Atau mungkin Anda belum tertawa sama sekali hari ini? Tenanglah masih ada sekitar 7 – 8 jam lagi menuju pergantian hari karena melewatkan hari tanpa tertawa adalah hal yang menyedihkan. Selesaikan dulu baca tulisan ini ya, mana tahu nanti Anda akan memutuskan untuk tertawa setelah membaca tulisan ini.
Hari Minggu pagi, minggu terakhir di bulan Desember dan hujan sedang gemarnya turun. Sahabat saya yang juga seorang guru TK mengirimkan pesan lewat BBM
“Mba ke Bogor yuk, aku kangen roti Maryam depan stasiun“  ajaknya.
Setengah terbangun saya membaca pesannya. Ini anak serius?
“Kamu serius?“, tanya saya.
“Iya serius, 30 menit lagi aku jemput”.  
Jadilah kita berangkat ke Bogor pagi itu, sesampai di sana langsung makan pagi sekalian makan siang dengan menu Soto Mie khas Bogor, membeli roti yang sahabat saya sebut di atas lalu pulang kembali ke Tangerang. Di dalam kereta saking penasarannya kenapa dia begitu ngotot mengajak ke Bogor  karena saya merasa sangat bersalah meninggalkan tempat tidur saat cuaca sedang enak-enaknya untuk tidur seharian, saya pun menanyakannya lalu jawaban sederhana darinya memaksa saya untuk mengangguk setuju.
“Skripsi bikin pusing dan stress mba, makanya butuh refreshing biar segeran dikit ini otak“.
Segitu membuat pusingnya ya apa tadi yang dia bilang? Skripsi? Sampai dia harus jauh-jauh ke Bogor demi roti seharga lima ribuan itu?
Jadi ya memang untuk sebagian orang perlu usaha agar merasa dirinya senang dan bahagia. Perlu piknik agar tak panik slogan yang entah siapa pencipta awalnya namun ada benarnya. Tenggelam dengan rutinitas setiap hari yang kadang-kadang membuat kita merasa lupa diri kita siapa, kesibukan yang benar-benar memuakan memang sangat wajar jika dihadiahi jalan-jalan ke luar kota atau ke Mall untuk sekadar cuci mata. Bukan untuk foya-foya, tapi agar produksi Hormon Endorphin dalam tubuh kita lancar jaya tak macet apa lagi mandek. Belum pernah dengar istilah tersebut sebelumnya ya? Jadi Endorphin adalah senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang. Endorphin diproduksi oleh tubuh kita saat kita merasa bahagia, begitulah kira-kira apa yang ada di Wikipedia. Saya mengenal istilah ini sekitar setahun lalu saat acara dokter saduran dari luar negeri itu ditayangkan tiap Sabtu dan Minggu.
Sahabat saya bisa berubah bahagia seketika hanya dengan seporsi pempek Palembang kesukaannya, Mama saya dengan sambal mentah bikinannya dan ikan asin bakar serta lalap daun singkong dan sahabat saya yang lain dengan Roti Maryamnya itu. Maafkan untuk contoh yang saya beri semua berkaitan dengan makanan, karena saya pernah baca tapi lupa di mana bahwa menyantap makanan kesukaan kita berperan penting dalam mengambalikan mood kita dan membuat bahagia. Dan mereka punya cara masing-masing untuk membuat mereka merasa bahagia.
Sebenarnya ada cara yang lebih sederhana untuk membuat diri kita bahagia. Tertawa dan Olahraga. Baiklah contoh yang kedua saya akui memang membutuhkan perjuangan dan niat setinggi Rinjani untuk melakukannya. Namun percaya deh sama saya, dengan olahraga selain menjadi sehat tubuh kita justru lebih cepat memproduksi Endorphin pada saat olahraga. Dan rasa bahagia yang kita dapat hanya dengan lari pagi atau sekadar jalan cepat keliling komplek selama 30 menit itu priceless bahkan saya menemukan ide untuk menulis artikel ini pada saat saya olahraga sore kemarin. Masih tidak percaya? Lakukan saja. Olahragalah.
Contoh yang pertama tanpa perlu usaha keras pun tanpa sadar kita bisa melakukannya setiap hari. Tertawa itu gampang, tinggal membuka mulut dan tarik kedua sudut bibir, tunjukan gigi dan mangap lah selebar-lebarnya (harus banget dijelaskan ya?). Yang susah adalah, apa yang bisa membuat kita tertawa, apa yang lucu menurut kita. Punya Smartphone kan? Tahu situs 9Gag, bukalah sesekali banyak lelucon cerdas di sana. Punya Instagram pasti kan? Followlah akun @tahilalats saya jamin Anda akan tertawa dan Anda bisa berterima kasih pada saya setelahnya. Dan teman di lingkaran kita tidak semuanya adalah tukang gossip dan nerd kan ? Pasti ada satu teman maupun rekan kerja yang bisa lancarnya tertawa pada hal sederhana namun konyol, seringlah ngobrol dengannya Anda pasti akan ketularan bahagia. Dan saya beri tahu, di tempat saya bekerja sekarang ada satu teman yang gemar tertawa dan saat mendengar tawanya tanpa kita tahu dia sedang menertawakan apa saya pasti akan ikut tertawa.
Laughing is contagious...
Marilah bahagia, hidup terlalu singkat untuk cemberut dan hari terlalu berharga jika terlewat tanpa tawa. Saya dan Anda mari mulai hari ini jalinlah persahabatan dengan Endophin lebih erat lagi.
Last but not least
Selamat menjalankan ibadah Olahraga


Agnes Sucitra

A Weirdo.

Post a comment

0 Comments