Trik Jitu Menjadi Seorang Istri Agar Betah di Rumah Seharian Meski Tanpa Suami



Wanita yang semasa hidup sendiri, lajang atau jomblo istilah kerennya, mungkin menghabiskan waktu seharian di dalam rumah adalah hal yang sangat membosankan. Bisa-bisa saat keluar rumah sudah bulukan dan tampak tua. Lalu bagaimana mungkin bisa mendapatkan jodoh kalau hanya diam terus di dalam rumah?

Kebanyakan wanita muda sekarang ingin menghabiskan waktu di luar bersama teman-teman, sekedar berkumpul, curhat, hang out, dan lain sebagainya. Hal yang wajar dilakukan apalagi masih muda. 'Mumpung sendiri, kapan lagi bisa bebas seperti ini coba?', begitu mungkin pikir mereka. Tapi jika melihat dari pengalaman orang-orang terdekat, sahabat, atau saudara yang dari mudanya suka hidup seperti itu bisa berdampak setelah mereka berkeluarga malah sering menganggap bahwa pernikahan adalah sebuah pengekangan, banyak aturan, sangat membosankan, dan yang lebih parahnya lagi setelah menikah mereka malah merasa seperti dipenjara. Apalagi kalau suami sibuk bekerja dan tidak ada waktu untuk berada di rumah, maka kebosanan akan semakin menjadi-jadi. Saat itulah akan timbul perasaan marah, emosi terhadap keadaan, menyalahkan suami yang terus sibuk bekerja, padahal suami bekerja adalah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga juga. Ujung-ujungnya munculah hasrat ingin keluar rumah, kumpul-kumpul mengulangi masa muda dulu, pergi ke tempat karaoke, nongkrong di cafe, nonton bareng, dan lain-lain, bolehkah itu? Masih dalam tahap wajar sih kalau cuma sekali-kali. Tapi yang celaka adalah ketika hal tersebut malah membuat kita jadi ketagihan. Ini kata teman-teman dan saudara yang sudah mengalami: 'Setelah menikah, sekali keluar rumah malah seperti hewan yang lama terkurung dan tiba-tiba terlepas dari kandang, kebablasan'. Saking keenakan keluar rumah, berkumpul bersama teman teman suami malah menjadi kurang terurus, anak jadi terlantar, dan yang paling bahaya adalah ghibah. Okelah mungkin sewaktu lajang dulu paling yang diobrolin hanya seputar masalah perasaan, curhat soal cowok yang ditaksir, tapiiii... setelah menikah obrolan pun akan berbeda topik pembahasan. Mungkin bisa berawal dari obrolan seputar gaji suami, yang pada akhirnya malah membanding-bandingkan gaji suami, ngobrolin jabatan, kedudukan, sampai kekayaan materi yang dimiliki, bahkan terkadang suami yang dijadikan bahan gosipan. Naaah... di situlah malapetakanya. Bagaimana agar hal itu tidak berlanjut?

Mungkin sangat susah bagi wanita yang dari jaman mudanya anak gaul, anak nongkrong, dan agak liar. Beruntung saya memang dari dulu tipe anak rumahan. Entah mengapa dari dulu saya lebih senang menghabiskan waktu seharian di kamar hanya untuk sekedar membaca novel, menulis puisi, atau menulis diary. Makanya setelah menikah berdiam diri di rumah seharian adalah hal yang biasa.

Bagi wanita yang ingin mencoba membiasakan diri betah di rumah seharian seperti saya, ini triknya:

Pertama, niatkan dalam hati kalau pernikahan itu merupakan sebuah ibadah. Harus ikhlas, lapang dada dan menerima segala konsekwensi yang muncul setelah menikah.

Kedua, sibukan diri dengan hal yang positif. Sebenarnya menjadi seorang istri yang merangkap sebagai ibu rumah tangga sudah pasti punya kegiatan yang cukup menyibukan. Mulai dari subuh sampai menjelang malam, dari bangun pagi mnyiapkan sarapan untuk suami tercinta dan anak-anak, beres-beres rumah serta kegiatan rumah tangga lainnya itu sudah cukup menyita waktu bukan?

Ketiga, jika tidak ada kegiatan yang berarti di dalam rumah dan kebosanan mulai tidak bisa ditahan, cobalah ambil ponselmu, say hello kepada sahabat, kerabat, ataupun saudara yang selama ini jarang kamu hubungi. Selain mengobati kangen, hal tersebut tentu akan membuat waktu seolah berjalan cepat bukan? Tapi ingat ya, tetap jauhi yang namanya ghibah.

Masih bosan juga? Buka google, cari resep-resep masakan lalu praktekan. Nilai plus yang akan didapat jika resep tersebut berhasil adalah pujian dari sang suami.

Masih tidak ada perubahan dan tetap merasa jenuh di rumah? Saat keluar rumah bareng suami mampirlah ke toko-toko dvd untuk sekedar membeli film-film yang disuka. Jika saya boleh memeberi saran, belilah dvd film india atau film drama korea, sebab biasanya durasinya cukup lama. Tapi ingat ya, jangan sampai keasyikan, lebih baik selesaikan dulu pekerjaan rumah, baru deh lanjut putar filmnya lagi.

Nah, kalau punya istri yang seharian diem di rumah dan tidak suka ber-ghibah, dijamin suami akan semakin sayang dan cinta. Tetes demi tetes keringat yang kita cucurkan seharian untuk sibuk di rumah merupakan ladang pahala yang mudah buat kita kerjakan. Tidak usah pedulikan omongan tetangga, yang penting ketika keluar rumah, sapa ramah mereka, tebar senyum paling manis, tegur-teguran sekedar tanya kabar tapi jangan sampai berlanjut nanti ujung-ujungnya ngomongin orang, bisa berabe. Nanti hasrat ingin keluar rumah malah jadi timbul. Insyaa alloh tetangga akan paham dan mengerti jika sudah menjadi kebiasaan.

Semoga bermanfaat....

"Bahagiakan harimu dengan orang-orang yang sangat mencintai dan menyayangimu..."


Nana Dilsya

Hanya seorang ibu rumah tangga yang sibuk mengurusi suami dan anak-anaknya. Mencoba menulis artikel hanya sekedar untuk mengisi waktu istirahat setelah beres-beres rumah.

Post a comment

1 Comments

Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)