Tips Menulis Oleh Agnes Sucitra


Sebuah kehormatan bagi saya ketika mas Omet menodong saya, membuat artikel untuk dipublish di mendadakmendidik.com. Ya wajar aja sih mas omet meminta saya untuk berbagi tips menulis, saya ini kan banyak kelebihannya; novel saya sudah terbit, talkshow padat, seminar apa lagi, undangan acara di televisi mengantre, cuma satu kurangnya yakni: semuanya yang saya sebutkan tadi cuma mimpi haha. Saya ngomong apa sih ya, cita-cita yang mustahil terjangkau, gimana mau terjuwud dipilih sebagai penulis favorit di mendadakmendidik.com aja nggak, eh gimana? Saya bukan ahli tapi kan tidak ada salahnya berbagi.

1. Niat

Udah kaya mau sholat ya pakai niat, tapi niat ini penting. Seberapapun fasilitas yang memadai, sebanyak apapun waktu dan ide di kepala jika tak ada niatan untuk menuangkannya ke dalam bentuk tulisan, ya sudah berarti ide yang menunggu dibagi hanya akan menjadi pengisi memori kepala yang akan hilang terganti dengan memori yang baru, sayang sekali kan ide kamu yang bisa melahirkan sebuah tulisan yang bisa dinikmati banyak orang hanya berakhir di ruang otak.

2. Jadilah diri sendiri 

Pernah mendengar kasus plagiat kan? Jangan sampai kita menjadi korban maupun pelaku, malu-maluin. Allah SWT memberikan kita sebuah anugerah untuk berpikir, masa untuk menulis setidaknya 2 atau 3 paragraf saja harus mencontek. Bukan cuma isi, tapi dari segi gaya penulisan, jangan pernah mencoba menjadi orang lain melalui gaya yang biasa ia pakai. Sama saja membohongi diri sendiri dan orang lain. Dan sama artinya kamu sudah menjadi seorang pencuri, hukumannya tidak akan sama dengan yang mencuri harta benda maupun semacamnya, tapi ini urusannya karya orang lain lho, kamu tidak rela kan tulisan yang kamu tulis dengan sepenuhnya tiba-tiba saja dirampas dan diakui menjadi orang lain?

3. Fokus pada topik

Intinya jangan muter-muter  ya, jangan bikin orang pusing sama tulisan kamu, jangan memberi kalimat penjelasan terlalu banyak, sometimes too much information is annoying. Yang penting fokuskan pada topik, hindari kalimat penjelasan panjang tak ada bobot, ngawur dan malah nantinya mengundang pertanyaan "Terus intine opo?" .

4. Rajin membaca

Membaca itu menyenangkan, apalagi dari buku atau novel kesukaan kita. Dari sana akan muncul ide baru. Bukan hanya novel sih, website favorit kamu juga bisa mendatangkan ide, menambah pengetahuan dan menghindari kamu dari kegiatan tidak penting selama ada waktu luang. Sekarang coba deh ya, dari pada kuota habis untuk main game mending dipakai untuk membaca web-web keren seperti mendadakmendidik.com ini.

5. Jangan menunda


Bagi saya, penyebab saya sering kali terlambat menyetor tulisan adalah seringnya menunda. Saya selalu bilang nanti, besok, besok lagi hingga ide di kepala menguap begitu saja. 24 Jam sehari agaknya bukan menjadi masalah jika saya menuangkan 10 sampai 30 menit per hari untuk membuat tulisan, but there’s always excuse to delay your job, disiplin juga sangat dibutuhkan biar rajin menulis, jadi antara 1 – 9 nilai saya untuk menunda menyetor tulisan ya ada di angka 9.

Apalagi ya, sepertinya dari saya itu saja mungkin kontributor yang lain akan menambahkan dan ya saya mau bikin disclaimer, jangan salah paham lho ya saya tidak bermaksud menggurui tidak pula bermaksud mau keminter atau sok tahu tapi karena saya sendiri juga sedang proses belajar jadi mohon maaf jika ada yang tidak berkenan (kok kaya pidato kelurahan) wes pokokmen koyo ngono kui mau yo.



Agnes Sucitra

A Weirdo.

Post a comment

0 Comments