Derita Lo, Derita Gue Juga...

Apa yang ada di benak kalian saat menghadapi kemacetan? Kesal, emosi, marah? Apalagi saat berada di gang sempit yang hanya bisa masuk satu mobil sementara motor-motor yang lain terus berdatangan. Di mana posisi anda? Sebagai pengendara motor kah? Atau sebagai pengendara mobil?

Jika kita berada di posisi pengendara motor kita pasti akan merasakan kesal terhadap pengendara mobil yang super hati-hati, lambat penyebab penghalang pengendara yang lain. Nah jika kita berada di posisi pengendara mobil tentu akan sangat jengkel ketika situasi sedang macet motor terus masuk menghalangi jalan. Semakin tidak bisa bergerak, ke senggol sedikit tentu yang disalahkan pengendara mobil. Di situlah timbul saling menyalahkan antar pengendara. 

Mari kita berposisi netral tidak berada di posisi keduanya. Mudah sebenernya menghindari kemacetan, hanya dengan cara tidak saling egois, saling membantu dan timbul dari kesadaran hati. Di saat kemacetan terjadi, berilah jalan terlebih dahulu pada pengendara mobil. Maaf, dalam hal ini bukan mengutamakan pengendara mobil tapi dengan kondisi mobil yang lebih luas jika mereka berjalan terlebih dahulu jalanan semakin terbuka luas untuk para pengendara motor, memberikan kenyamanan pengendara mobil karena kasian juga kalo mereka harus tergores mobil atau sampai penyok salah satu badan mobilnya. Bagi pengendara motor mungkin akan berpikir 'itu derita lo...', tapi berpikirlah bagaimana kalau kita berada di posisi mereka para pengendara mobil, jika mobil mereka tergores apalagi penyok butuh biaya jutaan untuk memperbaikinya. Apalagi jika dalam satu gang sempit berilah mereka keleluasaan untuk berjalan terlebih dahulu jangan menghalangi apalagi menyerobotnya. Kebayang kan bagaimana stresnya pengendara mobil jika di hadapannya mobil datang lagi berlawanan. Mau mundur kebelakang motor sudah menumpuk, mau majupun sangat sulit. Tentu kemacetan akan makin panjang dan tak terselesaikan. Kenapa tidak coba saling membantu agar terhindar dari zona tidak nyaman itu?

Marilah menjadi manusia yang penuh toleransi kepada sesama,  jangan tinggikan egoisme apalagi punya prinsip 'derita lo', tapi peganglah prinsip 'derita lo, derita gue juga'. Setuju kah...?


Nana Dilsya

Hanya seorang ibu rumah tangga yang sibuk mengurusi suami dan anak-anaknya. Mencoba menulis artikel hanya sekedar untuk mengisi waktu istirahat setelah beres-beres rumah.

Post a comment

0 Comments