Narasi Sugesti Jomblo(ers)


Dua tahun terakhir dan hingga sampai saat ini (entah perhitungan saya tepat atau tidak karena menghitung dari pengalaman) semua orang punya bahan olokan dan objek bully-an yang sama. Kita bisa menjumpai bahwa mereka sangat kompak. Mereka di sini adalah pengguna media sosial aktif, entah facebook, twitter, path, instagram dan media sosial baru lainnya. Sedihnya mereka anggap olokan mereka adalah sebuah kelucuan dan sayangnya saya nggak pernah menemukan di mana letaknya. Kenapa saya bilang begitu? Sebelum menjawab, siapa di sini yang bisa beritahu saya di mana kelucuan status dari orang yang tak mempunyai pasangan? Alias jomblo alias single atau yang mereka sebut jones (Jomblo Ngenes). Dan saya bingung kenapa semua orang punya hobi mengolok dan membuat candaan seputar jomblo, kenapa tidak membuat lelucon pintar seperti yang Srimulat lakukan, dan bahan lelucon cerdas yang comic utarakan Seperti Panji maupun Ernest Prakarsa panggungkan? Mereka yang terjebak lingkaran, sekadar mengikuti tren atau memang pikiran mereka yang dangkal? Maafkan jika kalimat saya kasar, tapi saya akan kekeuh bahwa yang saya bilang barusan adalah benar. Becandaan seputar  kejombloan seseorang adalah so last year, lalu kenapa semua orang seolah menganggap bahwa menjadi jomblo berarti hidunya sangat menderita tak punya cinta dan selalu berduka. Kenyataannya jauh dari yang kalian bayangkan. Kami tidak semenderita itu, izinkan saya menggunakan kata pengganti kami karena saya membuat tulisan ini adalah untuk mewakilkan suara-suara  jomblo di luaran sana yang gerah dengan tingkah mereka yang Bulan Januari 2016  saja sudah habis masih mengolok-olok  jomblo.

Jadi begini, sahabatku yang super. Neng geulis abang sayang, teman-teman cerdas sekalian kami para jomblo, tidaklah semenderita yang kalian pikirkan. Mari simak baik-baik pernyataan saya.

Ketika kalian menganggap kami tidak punya cinta. Kalian kejam sekali, kami masih punya cinta kok. Cinta untuk teman, untuk keluarga dan cinta pada lahan rezeki kami. Terkadang, cinta kepada mantan yang masih kami ingin tahu kabarnya. Cinta kepada band idola. Cinta kepada hobi dan didukung kemampuan duit yang mumpuni.

Lalu, ketika kalian mengolok kami dengan ejekan bahwa jika malam minggu adalah malam yang terkutuk buat kami. Duh, kalian ini kebanyakan makan oncom ya atau kebanyakan minum ampas kopi hitam biar kenyang sekalian? Kenapa pikiran kalian begitu dangkal dan udik. Kami tahu jika kalian, yang punya pacar akan dengan sangat bergembira menyambut malam minggu karena itu tandanya kalian bisa bertemu dengan kekasih hati, menghabiskan seperempat gaji dengan makan malam berdua memanjakan pacar dengan barang kesayangan dan hal lainnya sampai kalian menganggap cinta kalian begitu sempurna dan akan abadi. Benar kan? Kami pun, para jomblo akan punya kesibukan sendiri. Menonton dvd, pergi keluar dengan sahabat, belanja kebutuhan untuk sebulan ke depan, makan malam bersama kerabat, membaca novel kesayangan. Menginap di rumah teman yang kebetulan sama-sama tak punya pacar,  see?  Kami tak semenderita itu.

Dan yang ada di pikiran kalian, pastilah kami para jomblo ini selalu dalam antrian tiket nonton bioskop sendirian, tanpa teman. Sepulang nonton pun tidak punya kawan untuk membahas keseruan film yang barusan di tonton. Kenyataannya, kami terkadang menonton sendirian karena memang tidak ada teman yang bisa menemani,  mereka sibuk dengan kegiatan sendiri. Tapi kami sama sekali tidak keberatan, tidak menganggap itu sebagai masalah maupun musibah. Kadang, selera film kita yang berbeda dengan teman kebanyakan, jadi nonton sendirian memang pilihan yang sudah paling benar.

Kami yakin kalian pun akan berpikir bahwa lagu-lagu yang kami dengarkan adalah lagu sedih bertema  kesendirian dan lagu rindu akan kasih sayang, benar kan?  Ah kalian ini terlalu Hello Kitty. Jujur, kami sangat tertampar ketika Kunto Aji mengeluarkan single berjudul "Terlalu Lama Sendiri"  meskipun harus diakui lirik lagunya benar-benar mewakili kami. Tapi kami minta kalian sepakat dengan potongan lirik yang ada dalam lagu tersebut, yakni :

"Nanti pasti ada waktunya.... "

Akan ada waktunya buat kami, dicintai dan mencintai orang yang tepat. Dan akan ada waktunya kalian diam menutup mulut serta bertaubat dari mengolok dan mengejek kami. 

Bisa kan?  

Dan juga tuduhan kalian salah, lagu-lagu  di playlist kami ini lagu- lagu nge-beat, lagu penyemangat agar bisa kuat digempur ejekan dan celaan dari kalian.  

Masih beranggapan bahwa kami, para jomblo ini sangat menderita? Akui saja, terkadang yang paling lantang mencela dan mengejek kami sebenarnya yang paling takut berada di posisi kami. Kalian juga sebenarnya tidak benar-benar bahagia seperti kelihatannya kan?  Sekadar informasi saja, kami ini tidak berdiam diri. Kami sedang sibuk memperbaiki diri. Doa kami tidak putus, doa untuk dipertemukan dengan jodoh dan juga doa untuk kalian agar cepat insyaf dari mem-bully kami.

Dan satu hal lagi, kami muak dan mual campur bosan membaca lelucon dalam bentuk meme, komik dan yang lainnya dengan tujuan mengejek dan membully jomblo. Karena kami yakin, Tuhan menganugerahkan kreatifitas itu tak terbatas untuk setiap orang agar bermanfaat bagi sesama tanpa menyakiti dan mencederai. 

Salam Hormat

Agnes Sucitra

A Weirdo.

Post a comment

0 Comments